Melakukan Rooting terhadap Android Anda memberikan akses lebih besar ke sistem operasinya. Dimana penerapan ini memungkinkan tingkat penyesuaian yang lebih tinggi. Karena ada begitu banyak variasi di ponsel Android, maka dari itu sampai saat ini tidak ada metode rooting yang dapat diterapkan sama untuk semua jenis Android.

Namun artikel ini akan menjelaskan 5 cara untuk melakukan rooting. Untuk memulai, Anda perlu mendownload software/aplikasi rooting yang sesuai untuk model telepon Anda (sebagian besar hanya untuk Windows), aktifkan USB debugging di smartphone, dan konfigurasikan driver USB Anda di komputer Anda.

Backup Data Penting

Jangan lupa backup data anda sebelum melakukan rooting. Hanya untuk alasan keamanan data yang tesimpan di smartphone Anda. Sebab penerapan ini tidak menjamin dan tidak menanggung keamaan data Anda saat proses berlangsung.

Metode 1: Rooting Samsung Galaxy S /Edge

Langkah 1: Membuka Tentang Perangkat

Buka “Settings -> About” di ponsel Anda. Pilihan “About” ada di bagian bawah menu pengaturan.

Catatan: Langkah-langkah ini ditulis khusus untuk model Galaxy S7 dan S7 Edge. Namun kemungkinan akan sama untuk model Galaxy S sebelumnya juga asalkan Anda mendownload file CF Auto Root yang benar untuk model telepon Anda.

Langkah 2: Ketuk Build Number

Ketuk “Build Number” sebanyak 7 kali. Ini akan mengaktifkan opsi pengembang pada ponsel Anda

Langkah 3: Kembali Menu Setelan

Kembali ke “Settings” dan ketuk “Developer”. Opsi menu ini muncul setelah mengaktifkan mode pengembang dan memiliki daftar opsi pengembang dan debugging yang biasanya disembunyikan.

Langkah 4: Memilih Fungsi OEM

Pilih “OEM Unlock”. Pengaturan ini akan memungkinkan ponsel Anda berakar.

Langkah 5: Install Odin

Instal dan buka Odin melalui tautan dibawah ini melalui di komputer Anda. Odin dirancang khusus untuk merampingkan ponsel Samsung, namun hanya tersedia untuk Windows.

  • http://odindownload.com

Software ini juga bisa digunakan untuk rooting model yang lama, seperti Galaxy S6, tapi Anda perlu memastikan mendownload file autoroot yang sesuai.

Langkah 6: Install USB Driver Samsung

Download dan instal driver USB Samsung. Hal ini diperlukan untuk memanfaatkan pilihan debugging USB pada komputer Anda. Download melalui laman dibawah ini:

  • http://developer.samsung.com/technical-doc/view.do?v=T000000117#none

Langkah 7: Unduh dan Ekstrak File Root

Download dan ekstrak file autoroot S7 atau S7 Edge Chainfire. Klik kanan file .zip dan pilih “Extract”. File yang diekstraksi akan memiliki ekstensi .tar.md5.

Cari situs CF Autoroot untuk file autoroot yang benar untuk model spesifik Anda jika Anda memasang ponsel Galaxy S yang lebih tua. Menggunakan file autoroot yang benar SANGAT penting untuk mencegah kesalahan pada smartphone Anda. Berikut link unduhnya:

  • https://download.chainfire.eu/929/CF-Root/CF-Auto-Root/CF-Auto-Root-herolte-heroltexx-smg930f.zip (Autoroot S7)
  • https://download.chainfire.eu/930/CF-Root/CF-Auto-Root/CF-Auto-Root-hero2lte-hero2ltexx-smg935f.zip (Autoroot S7 Edge)

Langkah 8: Masuk Ke Mode Odin Download

Tekan tombol Home, Power, dan Volume Down pada smartphone Anda secara bersamaan. Setelah beberapa saat ponsel akan masuk ke mode Download.

Langkah 9: Hubungkan Smartphone ke PC

Hubungkan smartphone Anda ke komputer melalui USB sementara Odin sedang berjalan dan smartphone Anda berada dalam Mode Download. Setelah beberapa saat, Odin akan menampilkan “Added Message” yang menunjukkan hubungan antara ponsel dan Odin sedang berjalan.

Langkah 10: Mulai Rooting

  1. Klik “AP”. Anda akan diminta untuk mencari file yang akan digunakan.
  2. Pilih file autoroot yang Anda ekstrak yang diakhiri dengan .tar.md5.
  3. Tekan Start. Proses rooting akan dimulai. Smartphone Anda akan di-reboot sepanjang proses dan kemudian masuk ke Android saat selesai.

Metode 2: Rooting Menggunakan WinDroid Toolkit

Langkah 1: Periksa Kompatibilitas Perangkat

Periksa daftar kompatibilitas perangkat untuk memastikan Anda dapat menggunakan WinDroid Toolkit di Smartphone Anda. Caranya lihat melalui laman dibawah:

  • https://docs.google.com/spreadsheets/d/1SBb0QJ9waGSHrM8fSO9Q9NTlAtFTcdFpyDZuiKBLsHo/edit#gid=75731055

Langkah 2: Hubungkan Smartphone ke PC

Hubungkan smartphone Anda ke komputer melalui USB.

Langkah 3: Aktifkan Opsi Developer

Buka “Setting -> About Phone” di smartphone Anda. “About Phone” ada di bagian bawah halaman Settings.

Ketuk “Build Number” sebanyak 7 kali. “Build Numb” ada di bagian bawah halaman “About Phone”. Setelah ketukan 7 Anda akan melihat pesan yang memberitahukan bahwa mode pengembang telah diaktifkan.

Langkah 4: Aktifkan USB Debugging

Kembali ke “Setting” dan ketuk “Developer”. Opsi menu ini muncul setelah mengaktifkan mode pengembang dan memiliki daftar opsi pengembang dan debugging yang biasanya disembunyikan.

Pilih “USB Debugging” dan tekan “OK”. Anda akan melihat sebuah prompt untuk mengizinkan akses debugging ke komputer tempat Anda terhubung.

Pilih ” Always allow from this computer” dan tekan “OK”.

Langkah 5: Unduh WinDroid Toolkit

Download dan buka WinDroid Toolkit ke komputer Anda. Setelah diluncurkan, Anda akan diminta untuk mendownload ADB jika belum ada di komputer Anda. Download melalui link dibawah ini:

  • http://forum.xda-developers.com/devdb/project/dl/?id=17244

Klik untuk mendownload ADB (Android Debug Bridge). Jika Anda sudah menginstal ADB maka prompt ini tidak akan muncul. Setelah menginstal ADB, daftar perangkat yang didukung akan muncul.

Langkah 6: Menyesuaikan Perangkat Di Windroid Toolkit

Pilih merek smartphone Anda. Daftar akan diperluas untuk menampilkan model yang didukung.

Pilih model yang sesuai Setelah memilih, Winroot Toolkit akan secara otomatis mendownload file recovery image dan autoroot untuk smartphone Anda. Setelah download selesai Anda akan dibawa ke tampilan layar utama.

Catatan: Di pojok kiri bawah adalah indikator status online Anda. Jika pada suatu saat Anda kehilangan koneksi, tekan “Refresh” di kanan bawah untuk kembali online.

Langakh 7: Unlock Smartphone Anda

Klik opsi (s) yang muncul di kolom “Unlock Bootloader” dalam urutan menurun. Tombol yang muncul di sini akan bervariasi tergantung pada telepon yang Anda buka (misalnya, “Request Unlock” atau “Get Token ID”). WinRoot Toolkit akan memberikan petunjuk bagaimana mempersiapkan smartphone untuk unlocking.

Klik “Unlock Bootloader”. Tombol ini membuat Winroot Toolkit akan mendownload dan menjalankan software secara otomatis untuk membuka bootloader Anda.

Catatan: Membuka kunci bootloader Anda akan menghapus data pada smartphone Anda. Pastikan Anda membuat cadangan backup data yang ingin Anda simpan sebelum melakukan ini.

Langkah 8: Reboot ke Mode Recovery

Klik opsi yang muncul di bawah header “Flash Recovery”. Pilihan ini akan bervariasi tergantung pada smartphone yang berkedip (misalnya, “Flash TWRP”). Ini akan secara otomatis me-reboot ponsel Anda ke mode fastboot dan menginstal recovery image. Setelah selesai Anda akan diminta untuk me-reboot smartphone Anda.

Klik “Yes” untuk me-reboot smartphone Anda. Winroot Toolkit akan me-reboot smartphone Anda menggunakan ADB.

Langkah 9: Mulai Flashing File Root

Klik “Flash SuperSU” di kolom “Gain Root”. Sebuah jendela akan muncul meminta Anda untuk memverifikasi bahwa Anda ingin memulai proses rooting.

Klik “Yes”. Winroot Toolkit secara otomatis akan mentransfer file SuperSU autoroot ke smartphone Anda dan boot ke recovery image.

Langkah 10: Install SuperSU/User

Install SuperSU dari recovery. Tombolnya dapat bervariasi, tergantung pada pemulihan yang sedang digunakan. Setelah terinstal, notifikasi akan muncul di Winroot Toolkit bahwa akarnya sudah berhasil dan untuk reboot smartphone Anda.

Misalnya, dengan custom recovery TRWP, tekan “Install”, lalu pilih file SuperSU dan slide “Confirm Flash” untuk mengaktifkan SuperSU di telepon Anda.

Langkah 11: Reboot dan Selesai

Reboot smartphone Anda. smartphone Anda akan boot ke OS Android dengan akses root.

Metode 3: Rooting Menggunakan Kingroot

Android Root Kingo telah meluncurkan apos KingoRoot untuk Android , yang menyediakan solusi root Android satu klik universal untuk pengguna Android. Sangat mudah untuk menggunakan dan menyimpan kesulitan untuk terhubung ke PC melalui kabel USB.

Sebelum terjun ke proses rooting, pastikan Anda menyelesaikan semuanya dengan benar.

  • Perangkat diaktifkan
  • Sedikitnya level baterai 50%.
  • Koneksi internet diperlukan (jaringan Wi-Fi disarankan).
  • Izinkan pemasangan aplikasi dari sumber yang tidak dikenal.
    • Pengaturan> Keamanan> Sumber Tak Dikenal

Langkah Penerapan:

  1. Download Aplikasi Kingroot untuk Komputer melalui link dibawah:
    • https://root-apk.kingoapp.com/kingoroot-download.htm
  2. Instal KingoRoot.apk pada perangkat Anda. Namun Pastikan bahwa Anda telah mengaktifkan  “Unknown Sources” melalui Settings -> Security untuk memungkinkan Android dapat menginstall aplikasi diluar Play Store.
  3. Buka aplikasi “Kingo ROOT” dan mulai rooting. Klik “One Click Root” untuk memulai proses rooting.
  4. Tunggu beberapa detik sampai muncul layar hasil.

Metode 4: Rooting Menggunakan SuperSU/User

Salah satu metode rooting paling popular dan yang woiden sering gunakan adalah metode menggunakan SuperSU/User. Metode ini cukup mudah untuk digunakan dan masih masuk akal penggunaanya dari segi keamanan OS Android kita sendiri.

Langkah penerapan:

  1. Download dan Install SuperSU/User yang sesuai dengan smartphone Anda di Google Play Store, atau arahkan ke tautan penelusuran dibawah:
  • https://play.google.com/store/apps/details?id=eu.chainfire.supersu&hl=en
  1. Download dan Install Framaroot yang tepat untuk jenis smartphone Anda melalui laman dibawah:
  • http://framaroot.net
  1. Buka aplikasi Framaroot, kemudian pilih “Superuser/SU” pada pilihan “Select an action to execute after root”. Setelah itu ketuk tombol “Boromir” (Tulisan Untuk Setiap Jenis Smartphone Berbeda) dilayar utama.
  2. Framaroot akan menginstall Root system di Android Anda. Silahkan tunggu prosesnya sampai selesai. Dan Reboot/Restart Smartphone Anda.
  3. Untuk mengizinkan aplikasi mengakses root system, Buka aplikasi SuperSU/User, kemudian ubah ikon pagar dari daftar aplikasi yang Anda inginkan menjadi warna hijau. Setelah itu tekan “Grant” setiap popup yang izin muncul dilayar Anda.

Metode 5: Cara Rooting Android Lainnya

Cari forum XDA untuk model smartphone Anda. Forum XDA adalah forum pengembang Android yang menciptakan berbagai cara untuk melakukan rooting berbagai ponsel. Cari judul ” Jump To” dan klik nama merek smartphone Anda. Kemudian cari model smartphone Anda untuk petunjuk khusus tentang cara rooting untuk model smartphone Anda.

Biasakan dengan tool Android SDK (Software Development Kit) dan ADB (Android Debug Bridge). Tool ini memanfaatkan command line komputer Anda dan diperlukan untuk membuka dan membooting beberapa ponsel baru seperti HTC 10 atau Moto X Pure.

Android SDK juga merupakan tool yang paling umum untuk rooting Android dari Mac.

Rooting menggunakan software  “one-click” untuk ponsel lawas. Program seperti Towelroot atau FramaRoot dapat digunakan untuk melakukan rooting pada beberapa model ponsel lawas yang menjalankan Android 4.4 atau lebih tua.

Periksa setiap situs web di google untuk memastikan model yang mendukung smartphone yang Anda miliki atau tinggalkan melalui kolom komentar dengan mencantumkan jenis smartphone Anda. Dengan senang hati, akan woiden bantu menemukan alternatifnya.