Cara Unbrick dan Atasi Bootloop di Android

Diposting pada

Saat Anda membaca artikel ini, mungkin Anda sudah mengetahui apa itu brick dan seperti apa kondisi tersebut. Brick secara nampak dan kondisi sama dengan keadaan dimana perangkat smartphone Android Anda tidak dapat masuk ke tampilan homescreen perangkat Android, Bootloop atau kasus lainnya seperti mati total.

Namun Anda perlu ketahui bahwa brick yang dikarenakan masalah software atau kegagalan software itu bisa diatasi dengan mudah. Beda halnya ketika smartphone Anda mengalami brick setelah terjatuh atau terkena air. Pada kasus human error, itu biasanya bukan masalah software lagi, melainkan kerusakan pada fisik atau mesin smartphone. Lebih detail berikut beberapa faktor penyebab perangkat mengalami brick karena pengaruh software.

  • Gagal Melakukan Flashing Firmware
  • Kernel Corrupted
  • Salah melakukan unlocking bootloader
  • Kesalahan setelah melakukan tweaking (rooting, install custom rom, install custom recovery/cwm, dan tweaking lainnya.

Lalu bagaimana cara unbrick pada perangkat Android?

Ada beberapa kasus brick disebabkan oleh IC EMMC yang bermasalah. Jika itu terjadi pada perangkat Anda, maka amat sangat disayangkan. Anda harus mengganti komponen tersebut terlebih dahulu. Komponen itu berkisar harga 150 hingga 500 ribuan tergantung merek dan jenisnya.

Namun jika kondisi fisik dan mesin smartphone Anda masih dalam keadaan baik-baik saja, dengan kata lain bahwa smartphone Anda tidak pernah mengalami kerusakan karena human error seperti terjatuh, faktor usia penggunaan (lebih dari 3 tahun), terkena air, dan sebagainya. Maka Anda bisa mengatasinya dengan beberapa cara yang diuraikan dibawah.

Wipe/Reset Data

Salah satu penyebab paling umum dari smartphone yang mengalami bricked adalah ketika gagal melakukan flashing custom ROM. Untungnya, ada salah satu cara yang bisa mengatasi brick pada kondisi tertentu. Selama Anda telah mencadangkan semua data Anda dengan benar.

  1. Boot ke mode Custom Recovery smartphone Anda
  2. Arahkan ke opsi “Wipe” dan pilih “Advanced Wipe”
  3. Centang pilihan bertuliskan “Data”, lalu pilih “Confirm”
  4. Flash ulang custom ROM Anda dengan menekan “Swipe to Wipe”.
BACA JUGA  Cara Mengirim Pesan Terjadwal Pada Telegram

Jika smartphone Anda memiliki cadangan file yang benar tersimpan di penyimpanan memory perangkat anda. Maka cara ini bisa menangi masalah bootloop atau brick di smartphone android Anda.

Menonaktifkan Modul Xposed

Xposed Framework adalah salah satu tool terbaik untuk melakukan modifikasi di perangkat Android. Tapi juga salah satu yang paling berbahaya jika Anda salah menggunakannya. Jadi jika Anda baru saja mengalami bootloop atau brick setelah menginstall modul dari Xposed, maka salah satu caranya adalah dengan menghapus atau menonatkfikan modul atau xposed Anda.

Cara terbaik untuk mengatasi masalah adalah dengan menggunakan Xposed Uninstaller yang diinstall melalui ADB Fastboot atau Custom Recovery. Ini adalah file zip yang dapat Anda instal melalui custom recovery ADB ke Android Anda untuk menghapus Xposed dari perangkat Anda.

Menonaktifkan Modul Exposed Melalui ADB Fastboot

  1. Install ADB Fastboot di Komputer PC Anda (https://woiden.com/adb-fastboot/)
  2. Download Xposed Uninstaller melalui perangkat komputer pc Anda: http://forum.xda-developers.com/showthread.php?t=3034811
  3. Hubungkan perangkat Android Anda ke komputer melalui USB dan boot ke Custom Recovery.
  4. Jalankan command prompt (Windows) atau Terminal (Mac) dan ketikkan perintah cd untuk mengganti direktori tempat menginstal adb
  5. Ketik adb push [nama file zip] [lokasi tempat menyimpan file di sd card]. Di Mac dan Linux, awali dengan perintah ./ (contoh: ./adb
  6. Saat file selesai disalin, tekan enter dan perangkat akan menghapus Xposed dari Android Anda.

Menonaktifkan Modul Exposed Melalui Custom Recovery

Jika Anda tidak dapat menggunakan ADB Fastboot karena alasan tertentu atau mungkin Anda tidak ingin menggunakan komputer. Maka alternatifnya, Anda bisa menggunakan custom recovery lagi.

Nonaktifkan Xposed:

  1. Boot ke recovery, arahkan ke Advanced -> Terminal Command
  2. Ketikkan: /data/data/de.robv.android.xposed.installer/conf/disabled
  3. Reboot smartphone Anda
BACA JUGA  Cara Menggunakan Aplikasi Tanpa Download dan Install di Android

Mencegah Modul Xposed Berjalan Otomatis:

  1. Boot ke recovery, pilih “File Manager”
  2. Arahkan ke folder “/data/data/de.robv.android.xposed.installer/conf/”, lalu hapus file modules.list
  3. Reboot smartphone Android Anda

Nandroid Backup

Nandroid backup adalah jaring pengaman untuk mods Android dan tweak. Ini adalah tool lengkap dari beberapa smartphone, bukan hanya data dan aplikasi Anda, namun juga sistem operasi perangkat dapat dicadangkan secara otomatis sebelumnya.

Selama Anda dapat mengakses custom recovery Anda dan memiliki cadangan Nandroid, Anda akan bisa membuat perangkat Anda normal kembali:

  1. Boot ke custom recovery dan arahkan ke “Restore”.
  2. Pilih daftar file yang telah anda backup sebelumnya, dan biarkan perangkat memproses pemulihan system Anda.
  3. Reboot smartphone Anda

Flashing Firmware Android

Jika semua cara diatas tidak memberika hasil yang maksimal atau tidak sesuai harapan. Maka salah satu alternative paling ampuh dengan melakukan flashing firmware atau install ulang firmware/rom Android Anda.

Sebagian besar perangkat yang mengalami brick karena masalah software bisa diatasi dengan metode ini. Namun dengan syarat tidak ada kerusakan fisik atau mesin pada perangkat Android Anda. Kekurangan lainnya adalah Anda harus merelakan bahwa semua data perangkat Anda akan hilang.

Setidaknya ini bisa menjadi solusi, dibanding smartphone Anda tidak bisa digunakan sama sekali. Beberapa cara flashing itu memiliki langkah dan tahapan yang berbeda-beda setiap merek dan tipe perangkat. Lebih jelasnya bisa Anda baca pada salah satu artikel woiden atau melalui situs partner woiden berikut:

Kesimpulan

Itulah 4 cara dari sekian banyak cara yang bisa Anda lakukan untuk memulihkan perangkat Android yang mengalami brick atau bootloop. Selebihnya, jika ada yang ingin Anda tanyakan. Silahkan tinggalkan melalui kolom komentar yang tersedia.