Really Simple Syndication atau yang biasanya disebut dengan RSS merupakan system sindikasi yang digunakan untuk melakukan sinkroninasi terhadap sebuah laman atau pembaharuan konten website atau profile. Sedangkan Feed yakni system umpan balik dari sebuah situs website.

Sehingga dapat diartikan bahwa RSS Feed tidak lain merupakan system umpan balik untuk memungkinan seseorang dapat menggunakan system sindikasi konten yang telah disediakan dari sebuah website.

RSS Feed itu sendiri biasanya tersedia dalam format XML, RSS, dan sebagainya. File inilah yang diterbitkan dan diperbaharui secara berkala melalui tautan tersendiri yang disediakan.

Umumnya pengguna website menggunakan RSS Feed untuk memuat sistem berlangganan, widget umpan balik ataupun untuk keperluan Auto Generate Content. Secara ringkas file ini akan menampilkan semua pembaharuan konten dari sebuah website sama persis mulai dari judul dan deskripsi serta rincian lainnya.

Namun beberapa orang mungkin ingin menggunakan RSS Feed yang dimuat dari situs non bahasa indonesia. Sehingga ini cukup menyulitkan apabila untuk ditampilkan sebagai umpan balik di situs berbahasa Indonesia. Untungnya ada cara yang memudahkan Anda untuk melakukan penerjemahaan atau translate secara otomatis dari bahasa asing ke bahasa indonesia atau sebalinya. Lebih jelasnya diuraikan sebagai berikut:

Cara Membuat File Terjemahkan Bahasa di RSS Feed Otomatis

Pertama buatlah salinan file script yang diperlukan. Caranya arahkan ke tautan Google Script dibawah ini:

  • https://woiden.com/go/gILYWS

Kemudian ketuk pilihan menu dan arahkan ke “File” -> “Make a copy to…”. Langkah ini akan membuat salinan file ke akun Google Script Anda sendiri. Sehingga kedepannya Anda dapat melakukan perubahaan sesuka hati.

Pada baris ke-empat #4 dan ke-tujuh #7, silahkan Anda ganti kode bahasa (EN/FR) menjadi target bahasa asing yang diinginkan. Bahasa Indonesia memiliki kode bahasa “ID”. Beberapa kode bahasa asing ISO 639-1 lainnya bisa Anda lihat pada situs berikut ini:

  • https://en.wikipedia.org/wiki/List_of_ISO_639-1_codes

Kemudian pada baris ke-sepuluh #10, silahkan Anda masukan url/link rss feed yang ingin Anda terjemahkan secara otomatis.

Setelah semua editing dirasa cukup, silahkan Anda ketuk menu toolbar di Google Script tersebut, kemudian arahkan ke “File” -> “Manage Versions” -> “Save a new version.”. Anda juga dapat melengkapi kolom deskripsi, jika dirasa perlu.

Selanjutnya pada menu toolbar, silahkan ketuk pilihan “Publish” -> “Deploy as Web App”. Kemudian pilih “Anyone, even Anonymous” pada bagian “Who can access the app”, lalu ketuk tombol “Deploy”.

Sesaat setelahnya, Anda akan diarahkan ke sebuah laman untuk mengizinkan aplikasi agar dapat berjalan di akun Google/Gmail Anda. Setelah itu akan ditampilkan link atau url link baru yang berupa terjemahaan dari RSS Feed yang Anda gunakan.

Tautan atau Link/URL inilah yang bisa Anda gunakan untuk memuat RSS Feed yang telah Anda terjemahkan. Hebatnya file ini akan diperbaharui secara otomatis sesuai dengan URL Rss Feed yang Anda tuju sebelumnya hingga sama persis. Sehingga Anda dapat memanfaatkan url/link ini selayaknya url rss feed pada umumnya.

Pembaharuan file terjemaahan RSS feed ini akan dimuat setiap 3600 detik atau setiap 1 jam. Frekuensi pembaharuan ini dapat juga Anda sesuaikan berdasarkan hitungan detik dari langkah editing google script dilangkah awal sebelumnya. Tepatnya di baris ke-102 seperti berikut ini:

  • cache.put(id, rss, 3600); // Cache the feed for an hour

Demikian singkatnya mengenai cara membuat file terjemahan RSS Feed secara otomatis yang dapat Anda terapkan disemua file rss yang ingin Anda translate. Apabila anda yang ingin ditanyakan atau tambahan, silahakn tinggalkan di kolom komentar dibawah.