Android Studio merupakan salah satu alat Integrated Development Environment (IDE) atau dalam bahasa indonesianya adalah alat Lingkungan Pengembangan Terpadu yang biasanya digunakan untuk mengembangkan atau membuat aplikasi Android berdasarkan IntelliJ IDEA. Selain dapat digunakan sebagai editor dengan kode IntelliJ dan alat pengembang aplikasi, Android studio juga memiliki berbagai fitur yang sangat menunjang produktivitas, diantaranya ada dapat melakukan beberapa hal seperti berikut ini:

  • Membuat emulator
  • Menguji coba aplikasi Android (APK)
  • Membuat aplikasi Android (APK)
  • Mengintegrasikan fitur aplikasi dengan Github
  • Mengimport contoh Kode/coding
  • Alat dukungan Google Cloud Platfrom dan App Engine.
  • Melakukan modifikasi software Android
  • Dan banyak lagi

Namun secara garis besar, Android studio digunakan untuk membuat atau memodifikasi aplikasi Android. Dengan itu, mungkin Anda membaca artikel ini untuk tujuan tersebut atau untuk salah satu tujuan yang disebutkan diatas. Jika itulah yang Anda tuju, maka Anda bisa membaca penjelasan rinci woiden dibawah mengenai cara penggunaan Android Studio itu sendiri.

Cara Download dan Install Android Studio di Komputer

Sebelum Anda dapat menggunakan program studio ini, tentu Anda harus memiliki programnya yang terinstall di komputer Anda. Program ini memiliki kapasitas kisaran 790 MB, maka dari itu pastikan Anda memiliki jaringan internet yang cukup cepat untuk dapat mengunduh dengan lancar. Programnya dapat Anda unduh secara resmi ditautan berikut ini:

  • http://developer.android.com/sdk/index.html

Setelah Anda unduh, Anda hanya perlu menginstallnya seperti umumnya Anda menginstall file format EXE di komputer windows. Setelah Terinstall Anda sudah dapat menggunakan programnya, Nah untuk memulai membuat project. Cukup jalankan Android Studio tersebut, kemudian ketuk pilihan “Start a new Android Studio Project” dibawah bagian menu “Quick Start”.

Pada menu berikutnya, ketuk pilihan “Create New Project”. Selanjutnya, masukkan nama project yang Anda inginkan di kolom “HelloWorld”. Anda juga dapat menambahkan nama perusahaan/organisasi, apabila perlu. Kemudian ketuk menu “Next” dan pastikan pilihan kolom bertuliskan “Phone and Tablet” telah Anda centang.

Selanjutnya pilih “Next” -> “Blank Activity” -> “Next” -> Masukan nama pengerjaan -> “Finish”. Nah setelah project baru selesai, Anda bisa melakukan modifikasi atau membuat aplikasi Android seperti yang dijelaskan dibawah.

Cara Membuat Aplikasi Android Dengan Android Studio

Seperti yang dijelaskan sebelumnya, bahwa ada banyak hal yang bisa Anda gunakan dalam program Android Studio. Beberapa fungsi bahkan sangat terperinci, sehingga Anda mungkin perlu meluangkan beberapa waktu untuk memahami segala fungsi yang tersedia. Beberapa fungsi umum akan dijelaskan lagi dibawah.

Cara Mengubah Pesan Pembuka Aplikasi Android APK

Untuk mengubah atau menambahkan pesan pembuka atau welcome message di aplikasi Android, Anda cukup mengalihkan seperti langkah berikut:

  1. Alihkan ke jendela “activity_main.xml”.
  2. Cari dan ubah text bertuliskan “Hello world!” menjadi pesan pembuka yang Anda inginkan. 
  3. Simpan

Cara Menambahkan Tombol Dalam Aplikasi Android APK

Salah satu yang paling penting dalam sebuah aplikasi adalah tombol menu, sehingga mungkin ketika Anda ingin membuat aplikasi, Anda sangat perlu untuk menambahkan tombol menu untuk fungsi atau fitur tertentu. Langkah menambahkan tombol seperti berikut ini:

  1. Alihkan ke jendela “activity_main.xml”
  2. Di menu “Palette” di sebelah kiri layar, cari Widget bernama “Button”, kemudian klik dan seret “Button tersebut ke dalam contoh layar smartphone di program Android Studio. 
  3. Anda bisa menambahkan fungsi melalui menu “Properties” di sisi kanan layar.
  4. Cara Menambahkan Tab/Jendela Baru Dalam Aplikasi Android APK

Seperti pada aplikasi lainnya, Anda pastinya perlu membuat lebih dari satu tab/halaman/jendela dalam aplikasi Android. Maka dari itu, Anda bisa mencoba menambahkan jendela/tab baru untuk aplikasi Anda dengan cara ketuk menu “File” -> “New” -> “Activity” -> “Blank Activity” -> “Finish”.

Anda bisa mengubah nama activity/halaman menjadi “SecondActivity” untuk memudahkan Anda membuat tombol fungsi serta memudahkan Anda mengidentifikasi halaman tersebut nantinya. Anda juga dapat mengubah atau menhilangkan pesan pembuka di tab/jendela kedua ini seperti pada penjelasan sebelumnya diatas.

Cara Mengubah Fungsi Tombol Dalam Aplikasi Android APK

Setelah Anda membuat tombol pada langkah awal diatas, Anda mungkin ingin membuat fungsi berbeda untuk tombol yang Anda buat, jadi cukup alihkan ke Tab “MainActivity.java” (samping kanan “activity_main.xml”). Setelah kolom terbuka, tambahkan kode/coding berikut ini:

Button button = (Button) findViewById(R.id.button);
button.setOnClickListener(new View.onClickListener() {
@Override
public void onClick(View v) {
goToSecondActivity();
}
});

Kemudian alihkan kembali ke tab “activity_main.xml”, kemudian tambahkan kode/coding berikut ini:

private void goToSecondActivity() {
Intent intent = new Intent(this, SecondActivity.class);
startActivity(intent);
}

Anda dapat menyesuaikan fungsi class yang berwarna merah diatas. Selanjutnya ketuk ikon + di garis sebelah kiri kolom untuk membuat baris baru dibawah kode diatas. Setelah baris baru tersedia, silahkan Anda tambahkan kode dibawah ini:

import android.content.Intent;
import android.view.View;
import android.widget.TextView;

Cara Menguji/Test Aplikasi Android APK Melalui Android Studio

Setelah semua fungsi dan jendela Anda sesuaikan, langkah penting yang perlu Anda lakukan sebelum menjalankan aplikasi Anda adalah dengan menguji aplikasi Anda terlebih dahulu. Caranya ketuk tombol ikon “Play ” berwarna hijau di menu toolbar dibagian atas.

Kemudian jendela “Choose Device” akan muncul ditengah layar. Cukup mencentang pilihan “Launch Emulator”. Lalu ketuk tombol “OK” untuk mulai menampilkan uji coba aplikasi yang Anda buat atau modifikasi.

Cara Membuat File APK Melalui Android Studio

Setelah Anda melakukan editing dan merasa cukup untuk melakukan perubahaan serta uji coba yang dilakukan. Maka selanjutnya, Anda bisa membuat aplikasi Anda menjadi file APK agar dapat diinstall berbagai smartphone Android. Caranya pilih menu “Build” di toolbar menu. Kemudian pilih “Build APK” untuk membuat file apk tanpa sertifikat keamanan, atau pilih “Generated Certified APK” untuk membuat file apk dengan sertifikat keamanan.