Cara Install Android 7.0 Nougat di Komputer Windows

Diposting pada

Android 7.0 ISO untuk x86 dan x64 PC Windows telah dirilis awal beberapa bulan yang lalu. Dan hari ini sudah Anda bisa menginstal OS NGN Android 7.0 terbaru di Komputer PC Anda untuk merasakan beberapa pengalaman menggunakan smartphone di komputer.

Anda mungkin sampai awal tahun 2018 ini belum mendapatkan pembaruan OTA otomatis ke Android 7.0 di smartphone Anda. Begitu pula pada PC yang notabene Android bukanlah perangkat yang cocok digunakan di perangkat PC.

Tapi pada artikel ini akan diuraikan bagaimana cara instalasi Android 7.0 Nougat di Komputer PC Windows atau Linux dengan mudah. Namun sebelum melangkah ke penerapan dibawah,  Anda perlu tahu bahwa tidak semua perangkat kompatibel dengan penerapan ini dan mungkin ada dampak yang bisa saja terjadi setelah menginstall Android 7.0 ini. Maka dari itu, woiden tidak bertanggung jawab atas kesalahan yang bisa saja ditimbulkan.

Persyaratan

  1. USB flash drive/Flashdisk atau CD Dive/ DVD bootable.
  2. Pastikan ada ruang hard disk yang cukup di komputer/laptop tempat Anda ingin menginstal OS Android-x86.
  3. File ISO Android 7.0 Nougat.
  4. Rufus App untuk Windows untuk membuat bootable USB thumb drive.

Langkah Menginstal Android 7.0 Nougat di PC Anda

Langkah 1: Unduh Android 7.0

Download ISO 7 Nougat-x86 Android melalui tautan dibawah ini

  • http://www.mediafire.com/file/h4amx4mub0v6dzj/naugatx8620160902.iso.bz2

Langkah 2: Unduh Rufus Tool

Gunakan Rufus Tool untuk membuat flash drive USB bootable dengan menggunakan file gambar ISO yang Anda download sebelumnya. Jika Anda belum memiliki tool ini, silahkan Anda unduh melalui tautan dibawah:

  • https://rufus.akeo.ie

Pilih Android dari menu Drop Down, Kemudian Browse file ISO x86 Android yang Anda unduh lalu pilih USB Thumb Drive dan tekan Create Button.

BACA JUGA  Cara Menggerakan Mouse Cursor PC Windows Dengan Keyboard

Langkah 3: Booting ke Bios

Setelah itu, Restart PC atau Laptop Anda via USB flash drive sebagai sourcenya. Buat USB atau CD/DVD ROM yang Anda gunakan sebagai booting melalui pengaturan BIOS sistem anda.

Setiap laptop atau komputer memiliki tombol akses BIOS yang berbeda-beda. Namun pada kebanyakan perangkat itu memiliki tombol masuk bios tombol seperti tombol Delete, F2, F1, F12 atau F10 yang harus ditekan saat sebelum layar booting windows.

Kemudian pilih drive dimana File ISO Anda ingin install pada jendela menu “Hard Disk Boot Priority”. Jika Anda bingung, simak artikel mengenai Cara Mengatur BIOS untuk Booting USB atau CD.

Langkah 4: Pilih File Android

Sekarang, Saat menu muncul, cukup pilih Install Android x86 ke hard disk. Anda juga bisa menjalankannya sebagai Live CD yang berarti bahwa jika ada perubahan yang dilakukan, perubahaan itu tidak akan disimpan alias hanya sekedar uji coba. Tapi jika Anda menginstalnya maka setiap perubahan yang Anda buat akan disimpan saat Anda boot android.

 

Langkah 5: Pilih Partisi

Pilih partisi hard disk yang sesuai untuk menginstal Android x86 yaitu C: atau D: atau Anda dapat menginstal pada partisi baru manapun.

Langkah 6: Istall GRUB

Sekarang, Anda akan mendapatkan beberapa pesan yang meminta pemasangan GRUB Bootloader. Pastikan untuk mengizinkannya.

Sekarang pilih “Yes” untuk membuat file Disk Image yang digunakan oleh sistem Android untuk penyimpanan data dan aplikasi.

Langkah 7: Buat System R/W

Sekarang, pesan cepat lainnya akan meminta Anda untuk membuat sistem /r/w. Tekan “Yes” juga pada pesan ini, terutama jika Anda ingin memodifikasi instalasi Android x86 Anda nantinya.

BACA JUGA  Trik Internet Gratis Menggunakan SSTP VPN di Android

Langkah 8: Install SD Card Virtual

Setelah itu, Anda akan mendapatkan prompt lain untuk menginstal SD Card Virtual. Gunakan 2048 MB untuk ruang, karena hanya sebesar itulah dapat dipilih secara maksimal.

Anda bisa memilih antara 512 sampai 2048 MB Disk Image/Internal Storage

Setelah instalasi selesai, Anda bisa me-restart sistem anda untuk booting Android 7.0 Nougat

Langkah 9: Selesai

Sekarang, Anda dapat me Restart PC Windows / Laptop Anda. Setelah Reboot, Anda dapat memilih boot ke Android atau Windows.

Kesimpulan

Penerapan diatas mungkin terbilang mudah, sebab kebutuhan dasar disini hanyalah file ISO Androidnya. Terlebih jika Anda sudah mahir dalam menginstall ulang windows, woiden pikir Anda tidak mungkin kebingunga lagi.

Selebihnya, jika ada yang ingin ditanyakan atau mungkin ada request atau saran mengenai artikel ini atau selanjutnya. Bisa teman-teman cantumkan pada kolom komentar dibawah.